PENERAPAN PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP KEAKTIFAN PESERTA DIDIK PADA MATERI PECAHAN DI KELAS III SDN KRAMAT 01 BANGKALAN
Keywords:
Kata kunci : Pembelajaran Flipped Classroom, keaktifan, pecahanAbstract
Matematika menuntut keaktifan peserta didik menerapkan sesuatu yang berbeda dalam memenuhi kebutuhan belajarnya. Maka pembelajaran aktif sangat perlu diadakan untuk membantu mendengarkannya, melihatnya, mengajukan pertanyaan tentang pelajaran tertentu, dan mendiskusikannya dengan yang lain.. Pembelajaran aktif masih sulit direalisasikan oleh guru khususnya guru di SDN Kramat 01 Bangkalan. Berdasarkan wawancara yang dilakukan peneliti dengan guru mata pelajaran matematika di SDN Kramat 01 Bangkalan. Guru juga menyatakan saat pembelajaran berlangsung masih banyak peserta didik yang berdiskusi diluar pembahasan dan pasif dalam proses pembelajaran. Pembelajaran Flipped Classroom diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut. Pembelajaran ini menuntut peserta didik untuk aktif dalam memenuhi kebutuhan belajarnya. Pembelajaran Flipedd classroom adalah model dimana dalam proses pembelajaran berlangsung tidak seperti pada umumnya, yaitu dalam proses pembelajaran peserta didik mempelajari materi pelajaran dirumah sebelum kelas dimulai dan kegiatan belajar mengajar dikelas berupa mengerjakan tugas, berdiskusi tentang materi atau masalah yang belum dipahami peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan Penerapan pembelajaran Flipped Classroom serta ada tidaknya pengaruh Pembelajaran Flipped Classroom terhadap keaktifan peserta didik pada materi pecahan di kelas III SDN Kramat 01 Bangkalan. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan instrumen angket dan observasi yang kemudian untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara Penerapan pembelajaran Flipped Classroom serta ada tidaknya pengaruh Pembelajaran Flipped Classroom terhadap keaktifan peserta didik pada materi pecahan di kelas III SDN Kramat 01 Bangkalan yaitu menggunakan analisis product moment. Diperoleh hasil rxy hitungnya adalah adalah 0,703 dan r table pada taraf signifikan 5% adalah 0,433. r hitung diperoleh 0,703 yang kemudian dibandingkan dengan r tabelnya diperoleh 0,433 menunjukkan bahwa lebih besar r hitung dibandingkan r table, artinya H1 diterima dan H0 ditolak, maka ada pengaruh Penerapan pembelajaran flipped classroom terhadap keaktifan peserta didik pada materi pecahan di kelas III SDN Kramat 01 Bangkalan.
Downloads
References
Ahmadi, Abu & Widodo Supriyono. 2004. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
A.M, Sardiman. 2014. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Fradila Yulietri dan Mulyoto Mulyoto, “Model Flipped Classroom dan Discovery Learning Pengaruhnya Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Kemandirian Belajar,” Teknodika 13, no. 2 (2015): 5.
Karwati dan Priansa. 2014. Manajemen Kelas. Bandung: Alfabeta.
Pramita Sylvia Dewi, “Perspektif Guru Sebagai Implementasi Pembelajaran Inkuiri Terbuka Dan Inkuiri Terbimbing Terhadap Sikap Ilmiah Dalam Pembelajaransains,” Jurnal Tadris: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah 1, no. 2 (2016)
Salasih, Sintha Muning. 2013. Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Menggunakan Model Quantum Teaching Pada Siswa Kelas V SD Negeri Sangon Kokap Kulon Progo. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
Sanjaya, Wina. 2009. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Soedjadi . (2000). Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia: Konstatasi Keadaan Masa Kini Menuju Harapan Masa Depan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Sugandi, Ahmad. 2007. Teori Pembelajaran. Semarang: UPT MKK Universitas Negeri Semarang.
Sudjana, Nana. 2013. Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Yamin, Martinis. 2007. Profesional Guru & Implementasi KTSP. Jakarta: Gaung Persada Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuliana Alfiyatin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






