PENDIDIKAN AKHLAK SEBAGAI MEDIA MENGHILANGKAN BUDAYA CAROK; PERSPEKTIF PENDIDIKAN KARAKTER
Keywords:
Karakter, Pendidikan, Budaya CarokAbstract
Membincang masyarakat Madura acap kali mengaitkannya dengan budaya caroknya yang biasa dilabelkan atau stigma negatif pada masyarakat Madura. Budaya carok sering kali diidentikkan dengan masyarakat Madura sebagai penggambaran secara umum jati diri komunitas suku dan etnik Madura dalam perilaku dan berinteraksi dalam kehidupan sosial. Disisi lain, dalam konteks keagamaan, masyarakat Madura selalu memegang teguh ajaran Islam dalam pola kehidupan sehari-hari. Walau pun hal itu menyisakan “keraguan,†untuk menyebut adanya kontradiksi antara ajaran Islam, sacara substantif dan perilaku sosial serta kultur dalam praktek keberagamaan mereka. Islam sebagai ajaran formal diyakini sebagai pedoman dalam kehidupan individu, suku dan etnik Madura itu ternyata tidak selalu menampakkan keselarasan pada sikap, karkter, dan pola perilaku masyarakat Madura.
Orang Madura sangat menjunjung tinggi akhlak dan agama, Seperti diketahui, karakter manusia meliputi tiga aspek: yaitu aspek jasmaniyah, kejiwaan, dan kerohanian. Karakter ini akan menjadi sesuatu yang sangat urgen bagi kehidupan manusia bila dilandasi dengan dasar agama. Karena itu, pendidikan agama sangat berperan dalam membentuk karakter seseorang, terutama pendidikan akhlak yang diberikan secara intensif dan berkesinambungan. Pada dasarnya, memiliki karakter yang baik adalah dambaan semua orang. Sebab itu, ia akan dihormati, disegani orang disekitarnya. Maka, pendidikan akhlak berperan penting dalam membentuk karakter sihingga bisa menghilangkan budaya Carok.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
This journal applies the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. Under this license, others may copy, redistribute, remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially, provided that appropriate credit is given to the original author(s) and source, and any derivative works are distributed under the same license.
