LGBT DALAM PERSPEKTIF AGAMA
Keywords:
Seks, LgbAbstract
Manusia identik dengan seksulitas, atau seksualitas merupakan kebutuhan biologis yang tak bisa dihindari oleh manusia manapun-selama normal- dan dimanapun dia menjalani hidup. Seksualitas sebagai keniscayaan untuk mempertahankan eksistensi spesies manusia itu sendiri dimuka bumi. Tanpa seksualitas sulitnya kiranya manusia bisa mempertahankan dirinya sebagai khalifatullah di planet bumi.[1]Islam mengakui adanya nafsu birahi seksualitas manusia sebagai bagian tak terpisahkan dari esensi kemanusiaan. Pemenuhan kebutuhan biologis harus sejalan dengan ketentuan agama, yakni seksualitas hanya dibenarkan bila dilakukan dengan lawan jenis dan melalui mekanisme pernikahan.Dalam era moderen ini Seks dengan sama jenis atau yang kini mashur dengan sebutan lgbt marak terjadi di negara indonesia ini bahkan kini menjadi isu nasional lantas bagaimana islam menanggapinya.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
This journal applies the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. Under this license, others may copy, redistribute, remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially, provided that appropriate credit is given to the original author(s) and source, and any derivative works are distributed under the same license.
